Surat Cinta #2 : Untuk Sahabat dengan Mimpinya yang Membumbung


Hari ke-2 ini saya mau buat surat cinta buat salah satu sahabat saya yang sedang berada jauh di barat dan saya di timur. Namanya Ferdi, seorang calon pilot. Ah, rasanya tak sabar ingin melihat dia mengenakan seragam pilot yang keren itu. Hari ini dia sedang berulang tahun, yang ke-21. Happy Birthday buat kamu yaa fer, I wish nothing but the best for you *senyum tiga jari*

Kami saling menyayangi, seperti hal’nya teman yang lain. Tapi saya sedang tidak jatuh cinta padanya, begitu pun dengan dia. Kami hanya seikat sahabat karib dengan kenangan indah masa lalu sebagai pengikatnya. Apa kabar kamu di sana, Fer? Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu sudah makan? Kamu begitu jauh dari rumah, dari kampungmu, jauh dari keluarga juga sahabat, jaga diri baik-baik di sana yaa. Mungkin hidup memang keras, tapi aku begitu yakin kamu orang yang hebat juga kuat. Doa sahabat mu ini akan selalu menyertai setiap langkahmu, jangan lupa untuk selalu berdoa juga sama Tuhan.

Masih ingat malam tahun baru kemarin, kami sempat berbincang di sebuah teras rumah dengan sejuta kenangan ditemani dengan gerimis, lalu berjalan di bawah payung yang sama. Udara dingin malam itu rasanya terabaikan oleh perbincangan hangat yang kami punya. Tak ada yang berubah dari dia, terutama tatapan matanya yang hangat. Ngobrol dengannya, seperti membangkitkan memori indah masa lalu. Mengundang sejumput kerinduan akan masa lalu.

Dia sempat berceritera tentang mimpinya, mimpinya yang membumbung tinggi, mimpinya yang sempat mendapat cemooh dari banyak pihak, but He always believe, there is no hesitate, untuk menggapai mimpinya yang membumbung itu sekalipun. Yang menurut kebanyakan orang adalah hal mustahil untuk menggapainya. Aku hanya bisa berdoa, di hari ulang tahunmu ini, Kamu dan mimpimu yang membumbung itu suatu hari nanti akan menjadi sahabat karib, untuk selamanya. Suatu saat nanti, jika kamu telah jadi orang jangan lupa beritahu aku, kirimi aku sepucuk surat dengan kertas warna ungu dan amplop warna kuning. Lalu aku akan jadi orang pertama yang mengucapkan kata “selamat” padamu.

Terima kasih buat semua kenangan di masa lalu, terima kasih buat miniatur pesawat terbang yang cantik, terima kasih buat gantungan kuncinya, terima kasih buat tikernya, hehehe.

Siapapun wanita yang akan kau nikahi nanti, dia harus tahu bahwa dia beruntung sudah menikahi orang hebat juga tepat seperti kamu, Fer. Dan dia nggak boleh sedikitpun cemburu padaku karena aku sudah mengirimkan surat cinta padamu. Begitu juga dengan laki-laki yang menikahi ku nanti, dia tak akan kuijinkan untuk cemburu denganmu :) 

Selamat Ulang Tahun, Ferdi. Kamu minta kado apa ? Jangan lupa untuk selalu memberiku kabar yaaa..

Peluk hangat dari sahabatmu,
@pratiwihputri

gambarnya dapet dari sini :)

8 komentar:

  1. ciput..sumpah keren bgt..mksh yh put..kmu dan aku akan selalu jadi sahabat yg tak lekang oleh apapun..dan selalu menjadi sahabat..thanks a lot ciput.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini pasti ferdi, hehe.
      samasama yaa fer :)
      kamu sahabatku, sampai kapanpun.

      Hapus
    2. smpai kapanpun..
      jd pngn dngerin lagu nidji 'kau dan aku' put

      Hapus
  2. Ntar bulan april aku minta di buatin juga pokoknya.. TITIK

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah ada yang iri rupanya.
      hehehe.
      iyaa iyaa kakak, insyaAllah ntar tak bikinin :3

      Hapus
    2. heheheeeee, bener yaa, aku tunggu lho adik kecil ku..

      Hapus